Friday, September 27, 2013
Kenalkan, namaku SOVIE
Posted by
.:imel:.
at
6:51 PM
4
comments
Labels: GOTOSOVIE, SOVIE, writing competition
Tuesday, July 28, 2009
anak mama & anak papa
terinspirasi dari tulisan ini, membuat saya rindu anak di pagi menjelnag siang ini.
kalau tulisan itu menjelaskan anak yang wangi anak papa, dan sebelum 'jadi' wangi adalah anak mama, maka dalam kehidupan kami, anak-lah yang menentukan anak siapa dia.
kasus 1.
sabtu pagi, suami punya kebiasaan sepedaan ato sepeda motoran, cari koran dan sarapan ala kampung.
m.ak.a
anak saya akan menjadi anak papa supaya diajak muter2 kampung..
kasus 2.
sekolahnya libur, sedangkan mama-papa kudu ke kantor.
m.a.k.a.
dia akan segera berubah menjadi anak mama, dengan harapan diajak ke kantor mama, yang ada selalu ada stok es krim di kulkasnya.
kasus 3
week-end pada umumnya, anak saya akan menjadi anak papa-mama, karena papa yang punya kuasa untuk menganterin jalan2 dan mama yang punya kuasa mbayarin ini-itu selama jalan-jalan.
begitulah....
dia yang mutuskan, sedangkan saya dan suami hanya menumpang tertawa terbahak2 melihat caranya berkelit dan berpolitik untuk kepentingannya.
polos, jujur khas anak2.
ada cerita, hari minggu yang lalu
pagi itu kami hendak ke gereja, ketika melewati jembatan gondolayu, dia bertanya,
'ma..bian sudah jadi anak baik...?'
'kadang baik, kadang nakal juga..., emangnya kenapa?'
'jadi belum baik ya ma...'
'mhm..emangnya kenapa...'
'itu loh ma...tempat makan2 yaa....', katanya sambil nunjuk McD.
'kalo jadi anak baik, diajak kesana kan ma...pa...'
LOL...
Posted by
.:imel:.
at
10:56 AM
3
comments
Tuesday, April 28, 2009
bo'ong di depan public
menu sarapan nikmat-lezat untuk ukran saya dan suami adalah soto pak dalbe, di depan lippo bank, jalan sudirman [monggo loh...enak tenan kok]
seringkali, saya kudu mengundur waktu perkuliahan atau membiarkan rekan team masuk kelas duluan dan saya nyusul alias terlambat, demi merasakan semangkok soto pak dalbe, 2 tusuk sate ayam or 2 buah sayap yang makyuss-e pol..
pilihan saya, untuk mengabarkan info mengundurkan waktu perkuliahan atau pun terlambat, adalah SMS.
type n send
beres!
paling teman or asisten or pengajaran membalas dengan singkat saja : OK!
makan soto pun dilanjutkan dengan nikmat!
ya..saya bo'ong!
yang tau-ya saya sama Tuhan-lah, plus suami juga kadang tau :D
lain dengan tadi pagi,
perempuan itu duduk di belakang kami, ber-2 dengan seorang lelaki. baru saja mereka meletakkan bokong di kursi, HP si perempuan berdering dengan level tinggi dan musik yang nyaring...
reflek saya kemali menoleh ke belakang, setelah baru-saja noleh ketika mereka baru masuk.
"ya-ya, bu...saya masih di sardjito ini...iya-ya..nanti saya hubungi.." begitu si perempuan menjawab panggilan.
saya melanjutkan makan.
10 menit berikutnya, hp-nya berdering lagi
"ya..gimana? la..aku isih nang sardjito...lah piye..., iya..segera-segera..."
mhmm...saya udah merasa kurang nyaman dengan volume suaranya
5 menit kemudian, lagi-lagi hp-nya mengumandangkan suara yang nyaring itu..
"YA..lah saya NGANTRI nih di sardjito, panjaaaang......nanti saya SAJA yang nelpon, YA!"
suami saya langsung komentar pelan di dekat telinga,
'sardjito ala pak dalbe....'
hehehe..mbak sardjito itu 2,5 km dr sini. dan emang ada antrian panjang di sini...ngantri makan soto, bukan ngantri ala di rumah sakit.
ya..tanpa sadar si mbak BOHONG di depan UMUM.
Posted by
.:imel:.
at
1:40 PM
1 comments
Friday, March 20, 2009
menetapkan prioritas

siang itu, sehabis mengajar, saya ke ruang administrasi pengajaran untuk mengantarkan presensi. sesampainya di sana, beberapa staf sedang menunggu di meja pelayanan biro sambil menonton TV.
sayapun menoleh, ingin tau apa yang sedang disiarkan sehingga menyedot seluruh perhatian mereka, sampai2 kehadiran saya pun hanya dilihat sekilas saja.
'serius amat ya pak...' ganggu saya..
'iya ni buk, soalnya syekh puji itu loh...sudah jadi tersangka, karna kasus nikah siri.' jawab salah satu dari bapak2 itu.
'o, udah jadi tersangka, ya..' sahut saya sekenanya, sambil ikut-ikutan menonton siaran tv.
kami pun serius mendengarkan ucapan maaf dari sang syekh, lalu berita dilanjutkan dengan ikut-terseretnya mertua syeh a.k.a bapak-e lutfiana ulfa.
'wah...makin panas ya, buk...'
saya cuman senyum aja..
'menurut ibu bagaimana?'
'la menurut bapak, piye?' saya balik bertanya
'ya ndak papa to...wong arep nolong wong liyo, kok. dulu saja, nenek saya aja nikah umur 12 tahun..wah..ra-jelas dheng, wong ra pati ngerti kapan lahir-e....', kata salah satu dari mereka.
'mungkin juga secara ekonomi, keluarga istri ne bisa terbantu, jadi adik2-2 bisa sekolah lebih tinggi..', kata yang lain.
'nek aku, sih, klo niat-e nolong, mbok jangan dihukum to, kan kasian, cah 13 tahun jadi janda....'
'wah..kalau saya, ya pak ---ngeyel mood on--- jaman dulu si OK-Ok saja klo mau kawin muda, karena pilihan untuk 'membantu' lebih sedikit. tapi klo jaman saiki, niat membantu diwujudkan dengan 'menikah' mah menurut saya salah kaprah, wong sangat banyak peluang yang bisa digunakan sebagai 'alat' bantu untuk nolong..'
'wong arep nang jakarta wae kita bisa milih naik apa kok, tergantung kondisi kita masing2..., ya to...' -masih dengan ngeyel mood on
'apa lagi mo bantu sesama manusia, ya kita bisa lihat kondisi apa dibantu dengan apa, dengan cara bagaimana..'
'tergantung prioritas kok pak...klo prioritas-e mbantu, musti mikir sing tepat lan cermat...'
'lah klo prioritas-e nang laen..yo kuwi ora mbantu, tapi mengambil peluang memperolah keuntungan lebih atas nama nolong sesama...' tuntas saya ngeyel.
'o..gitu ya buk...wah..enak-e syekh puji dihukum berat ya buk.....'
'ora..bapak-e dong. wong dia yang punya otak untuk mikir untuk anak-e...'
mhm...apa nyang jadi prioritas nya bapak-e lutfiana ulfa ya?
ugh!
Posted by
.:imel:.
at
1:10 PM
2
comments
Wednesday, December 17, 2008
[mencoba] jujur

mama mengajarkan saya dan adik2 untuk selalu jujur. karena takut berdosa dan menjadi anak berbudi, itulah penjelasannya ketika aku bertanya mengapa harus jujur.
saya sudah lupa kapan pertama sekali saya 'tidak jujur...' bahkan yang terakhir kali....-duweengg--- saya terbiasa, dan bisa jadi terlatih untuk tidak jujur.kenyataannya kejujuran kadang tidak cukup untuk bertahan hidup...tsah--- maksutnya, bertahan dalam siklus berteman, bertahan salam sistem pendidikan, dsb-dsb. dosa dan anak berbakti menjadi tidak pentig
'masih lihat lampu di jembatan harbour front yang katanya hemat energi itu?'
'wah...ndak pak, kayaknya saya pulang, projectnya belum selesai...'
padahal, saya gak tau jembatan mana yang sedang dibicaraken.... yang saya tau cuman vivocity dan kanan-kirinya saja...ck-ck..tidak jujurlah saya!
yang saya inget adalah sebuah upaya yang seolah-olah mempertonton kejujuran bahwa saya bahagia. telah saya lakukan sejak lamaaa..... untuk menutup kemungkinan orang-orang untuk bergunjing tentang saya dan kamu. bahwa semua baik dan baik dan baik saja. ruangan selalu penuh canda tawa riang gembira.
yang nyatanya tidak!
karena, saya tanggung semua ini, tanpa kamu tau, kalau saya sedang tidak jujur.
berhentilah sebentar...
dan lihat mataku...
dia akan memberitahumu
bahwa hari ini saya sungguh-sungguh tidak bahagia.
ini sebuah kejujuran yang tak terucapkan!
image diunduh dari sini
Posted by
.:imel:.
at
4:22 PM
0
comments
Monday, December 15, 2008
dia berubah bentuk?

katanya , tidak ada energi yang hilang, tapi bertransformasi menjadi 'bentuk' yang lain.
apakah hal itu juga berlaku untuk cinta?
bahwa energi-cinta akan bertransformasi, berubah menjadi bentuk lain..
entah-lah....
saat ini, aku tersadar betapa bekunya rasa....
....dan mulai bertanya-tanya, 'sedang berubahkah kau, cinta?'
Posted by
.:imel:.
at
10:50 AM
0
comments
Monday, October 13, 2008
resesi lagi?
begitu katanya..
bagi kami, resesi mah udah biasa..
kami mengistilahkannya dengan jamila--jatuh miskin lagi
kami sudah merasakannya 2 kali dalam mengarungi rumah tangga ini.
jadi, ketika resesi menjadi issue utama televisi, saya dan suami cuman bilang
'siapa takut'
walo jujur saja, saya sempat khawatir dengan pekerjaan suami yuang jelas2 berkantor pusatkan di Amerika sana.
biarlah, karna TUHAN selalu bersama dengan orang2 yang berani.
mari teriakkan..'resesi? sapa takut?!!!'
Posted by
.:imel:.
at
4:30 PM
1 comments
Friday, September 12, 2008
ooo...ternyata
sambungan poosting ini
dia ingin menginformaskan bahwa dia telah menikah dan kebetulan lagi ada project di jogja.
walo sampe minggu ke-3 setelah first contact tetep belum sempet ketemu, ya ndak apa..
sukses buatmu kawan!
selalu
Posted by
.:imel:.
at
3:29 PM
0
comments
Tuesday, August 19, 2008
wo..tujuannya mo bilang apa?
kadang, punya email lebih dari 1 membuat ribet. sebetulnya email-ku hanya ada 3, email kantor, email yahoo dan gmail. peserta-nya juga beda. untuk info kantor, milist teman seangakatan, sepelayanan dan seperjuangan semuanya punya kamar sendiri2 di email2 ituh.
ada kalanya tidak semua email saya buka, karena alasan waktu ataw karena 'merasa' tidak ada yang 'pentiinnggggg'. dirapel aja beberapa hari kemudian.
hari itu, saya merapel email2 disalah satu alamat email saya. sambil meriksa, membuka dan menghapus, saya menangkap email pribadi..mhmmm...kan jarang ada yang ngirim email ke alamat ini..
ini penting -kaya-e..
bersambung
Posted by
.:imel:.
at
11:08 AM
0
comments
Tuesday, April 08, 2008
YAY...
FYI, I finished my dissertation!
yess!
I've never thought I'm 'that' good!
Thank YOU for another 'beyond-expectation' journey.
Posted by
.:imel:.
at
11:36 PM
0
comments
Thursday, March 27, 2008
rapat dadakan
sungguh di luar dugaan
setelah kedatangan 2 penghuni baru, kami [baca=penghuni lama, ru, mei and me=imel] kehilangan beberapa panganan dari kulkas, merasa bahwa perkakas mandi berkurang dengan sangat signifikan.
somebody used it and didnt say anything for permission.
okeh..
for this kind of problem, probably make note and post-it on the refrigerator's door. so, aku bikin konsep dan chat dengan penghuni lama, they said OK!
tapi kok pagi2 masih aja ada yang hilang, dan secara aku tidak tidur, ngetik mlulu plus main2 ke blogger..hahahaha...banyak jalan2nya kaleee...., aku melihat aktifitas pagi anak2 baru ini.
kesimpulannya adalah yang satu ini patut dicurigai, bukan rekan sekamarku.
setelah keduanya berangkat, kami penghuni lama rembug, dan kesimpulannya kami kudu lapor ke office..
sore, ketika rekan sekamarku datang, aku share tentang ini...surprise!!!! she has the same problem also, lost many things.
ketika rekan baru yang satunya datang, dia langsung diajak ngonbrol sama teman kamarku, aku ndak ngerti mereka ngomong apa soalnya they talk in mandarin.
lalu, mereka minta kita rapat!
dan akhirnya kita tau bahwa tebakan kami bener...
ya sudah!
dimaafkan,
hanya jangan mengulangi kembali!
'I need guarantee, because if it happen again, I'll loose my tamper...'
Posted by
.:imel:.
at
12:44 AM
0
comments
Friday, March 21, 2008
rame lagi
setelah lebih dari sebulan menjadi pemilik kamar, aku sangat terbiasa. ketika roommate yang baru datang, hugh! jadi sebel!
Posted by
.:imel:.
at
10:27 PM
0
comments
Friday, February 15, 2008
happy valentine's day, world!!
“This is love: not that we loved God, but that HE loved us and sent his Son as an atoning sacrifice for our sins.” (1 John 4:10)
I used to be a -big- fan of valentine's day. I used to push someone to make a 'surprising' gift for me [even though [we]I've already known the role, yes..that chocolate, that roses and that dinner, we must -still pretend to be- surprised!]
Even though, lately I realized it seems like the aims to be just another day to advertise commercialism and bless our eagerness to consume.
I -still- pushed somebody to fulfill me that 'surprising' gift.
But now on, I think wider about love, when the priest sent the message of 1 John 4:10.
There is absolutely nothing wrong in saying I love you, don't you think so?
It's really happen to me when I found me-myself alone in this small country. I started to learn 'saying I love you' in different way, such as waiting for people who run after the lift before I pushed 'door closed' button.
In another day, I said I love you with helping TKI who lost in the middle of nowhere, giving explanation with patiently where the direction was or how to fill in the application form or showed the office they should go.
by giving my seat to elderly or pregnant lady in MRT.
and
just now, I opened the metal gate to my flat by using my thumb-print detector, I opened the wider than usual because I saw a father with his little angel in the stroller so they could easily enter the gate.
suddenly his little angel said "thank you auntie.."
spontaneously I replied, "you're welcome, honey.."
and it continued with
"what level sir?"
"nine"
the little angel started to count
"one...." her eyes stared at me with pointing one finger, asked me to repeat after her
"one"
"t[r]wo"
"two"
"t[e]hree"
....
....
"nine"
"nine, we are at level 9 now.."
"bye, auntie, see u tomorrow"
"bye..."
hey....even that little angel said I love you to me, replied my 'I love you' to both of them. she is bright my night, yah..my- another-sleepless- night.
see, it's very common and easy...
so, my dear friends, happy valentine's day.
lets search and find how Jesus Christ always make each and everyday in your life became Valentine's day.
Posted by
.:imel:.
at
9:26 PM
0
comments
Wednesday, January 23, 2008
Tuesday, October 16, 2007
shout to the LORD
sing for this week
Zschech Darlene Shout To The Lord Lyrics
Posted by
.:imel:.
at
12:09 PM
2
comments
Monday, August 06, 2007
pelajaran: mengucap syukur
Pelajaran hari ini, bahwa, diatas kesulitan kita, masih ada yang lebih sulit. So, kesulitanku mengkontrol perasaan terhadap Bian-anakku, sangat wajar. Tapi bisa menjadi berlarut-larut gak karuan. SO, ada rencana Tuhan dibalik 'terdamparnya' saya di rumah Bardi, secara sempat mengalami kesulitan mencari tempat tinggal sementara, sebelum masuk ke YOHA student hostel. Ya...saya diajarkan untuk MENGUCAP SYUKUR dalam SEGALA HAL.
Thanks buat RINA, saya tau, kamu pasti lulus untuk pelajaran-kehidupan yang satu ini.
I'll say a little pray for You and the baby. She is the miracle....and you are the miracle mommy too, keeping her is the best choise.
Posted by
.:imel:.
at
6:25 PM
0
comments
Friday, August 03, 2007
hidup jauh dari anak & swami
jangan kira hidup jauh dari keluarga itu mudah, apalagi kalau supdah punya anak, rasanya sakit sekali, seperti disiletin sama puluhan gerwani. ouch!! bikin air mata suka mengalir diam-diam. belum lagi si anak masih kecil, klo ditelfon lebih tertarik sama telponnya dari pada suara yang dihantar telpon tersebut.
tapi itu sudah terjadi.
sekarang.
hingga nanti libur semester, kudu jaga hati. supaya gak menye-menye inget anak dan swami.
ini baru awal, masih panjang yang akan dilalui.
so, I say to myself, good luck dan GOD bless you.
Posted by
.:imel:.
at
8:59 AM
0
comments
Tuesday, July 10, 2007
Waktunya akan tiba
iya..waktunya tinggal beberapa hari lagi..
tunggu sajah!
semoga dikuatkan!
semuanya...
Posted by
.:imel:.
at
2:39 PM
0
comments
Friday, June 29, 2007
Perlahan-lah bergerak

Jika kau bertanya, sedang apa diriku, akan kujawab, aku sedang menghitung hariku, memberikan tanda di lembar-hariku yang semakin sedikit bersama mereka, surga duniaku.
semakin kuhitung, semakin sedikit jumlahnya
kemana larinya?
ho...o...
ternyata kau WAKTU...yang terus saja mengerjakan tugasmu
kauputar roda-roda tua itu...
tanpa perlu perduli dengan decit-nya yang pilu..
lihat-lah aku WAKTU
lihat hatiku...
pahamilah.....sedikit saja dari permohonanku
bergeraklah
secara perlahan.....
aku masih ingin dengan mereka di juni ini...
Posted by
.:imel:.
at
12:45 PM
0
comments

